Kamis, 09 Oktober 2014

Sosial Budaya



Penduduk Pulau Bangka Belitung yang semula dihuni orang dari suku laut, dalam perjalanan sejarah yang panjang membentuk proses akulturasi dan kulturisasi .Orang-orang dari suku laut itu sendiri berasal dari berbagai pulau. Orang dari laut dari Belitung berlayar dan menghuni pantai-pantai di Malaka. Sementara mereka yang sudah berasimilasi menyebar ke seluruh Tanah Semenanjung dan pulau-pulau di Riau. Kemudian kembali dan menempati lagi Pulau Bangka dan Belitung. Sedangkan mereka yang tinggal di Riau Kepulauan berlayar ke Bangka. Datang juga kelompok-kelompok Orang dari Laut dari Pulau Sulawesi dan Kalimantan. Pada gelombang berikutnya, ketika mulai dikenal adanya Suku Bugis, mereka datang dan menetap di Bangka, Belitung dan Riau. Lalu datang pula orang dari Johor, Siantan yang Melayu, campuran Melayu-Cina, dan juga asli Cina, berbaur dalam proses akulturasi dan kulturisasi. Kemudian datang pula orang-orang Minangkabau, Banjar,jawa, Kepulauan ,Aceh,Bawean, dan beberapa suku lain yang sudah lebih dulu melebur. Lalu jadilah suatu generasi baru: Orang Melayu Bangka Belitung.


Bahasa Melayu adalaha bahasa yang paling dominan di kepulauan Bangka Belitung yang juga disebut sebagai bahasa daerah, namun seiring dengan keanekaragaman suku bangsa, bahasa lain yang digunakan antara lain bahasa Jawa  serta bahasa Mandarin.

sumber:  http://portal.babelprov.go.id/content/sosial-budaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar